Break Free Run 2025, Aksi Mahasiswa Mewujudkan SDG 3 Lewat Gaya Hidup Sehat dan Inklusif
Cikarang, 14 Mei 2025 — Break Free Run 2025 bukan sekadar ajang lari pagi, melainkan wujud komitmen mahasiswa President University terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya SDG 3: Good Health and Well-being.
Mengusung semangat gaya hidup aktif dan kesadaran kesehatan, acara ini menjadi ruang partisipatif yang memadukan kegiatan fisik, edukasi kesehatan, dan kolaborasi komunitas, pilar penting dari SDG 3 yang menargetkan peningkatan kesehatan fisik dan mental semua kalangan, tanpa diskriminasi.
Pencegahan Dini Melalui Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Sebelum peserta mulai berlari, panitia menghadirkan layanan cek gula darah, kolesterol, dan asam urat secara gratis. Langkah ini mencerminkan pendekatan preventif dalam pembangunan kesehatan, di mana kesadaran akan kondisi tubuh menjadi titik awal penting untuk mencegah penyakit tidak menular (PTM) yang kini marak di kalangan usia produktif.
Akses Aktivitas Fisik yang Merata dan Menyenangkan
Dengan total 199 peserta dari berbagai kalangan baik dari President University maupun umum Break Free Run menjadikan olahraga sebagai kegiatan yang inklusif, menyenangkan, dan dapat diakses siapa pun. Trek sejauh 5 km di Ecopark Jababeka disambut cuaca cerah dan semangat penuh dari peserta yang didukung musik, yel-yel, dan balon gate sponsor yang meriah.
Apresiasi dan Evaluasi untuk Keberlanjutan
Sebanyak 18 pemenang mendapatkan hadiah melalui spin wheel, ditambah dengan pengumuman pemenang Reels Challenge dan Strava Challenge. Acara ini juga diapresiasi oleh pihak kampus sebagai inisiatif yang mampu memadukan manajemen event, komunikasi massa, dan kontribusi sosial.
Melalui Break Free Run 2025, mahasiswa tidak hanya bergerak secara fisik, tetapi juga secara sosial menunjukkan bahwa perubahan besar untuk kesehatan global bisa dimulai dari langkah kecil yang inklusif dan sadar tujuan.

Komentar
Posting Komentar